SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Komandan Lanal Sangatta, Letkol Laut (P) Yahya Junarko, S.T., M.Tr.Opsla menghadiri peluncuran program pemberian susu gratis bagi puluhan ribu pelajar di Kabupaten Kutai Timur.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung TK Negeri 1 Sangatta Utara dibuka oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman pada Jumat, 14 Februari 2026.
Program tersebut menyasar 72.448 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Rinciannya meliputi 15.101 anak PAUD, 55.363 siswa SD, dan 1.984 siswa SMP.
Selain pembagian susu UHT bernutrisi, pemerintah daerah juga menyerahkan perangkat antropometri kepada ratusan satuan pendidikan.
Komandan Lanal Sangatta, Letkol Laut (P) Yahya Junarko menyampaikan, kegiatan itu merupakan bagian dari pendekatan sekolah holistik integratif yang menitikberatkan pada pemenuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak sejak usia dini.
“Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung kualitas kesehatan peserta didik secara berkelanjutan,” ucap Danlanal Letkol Laut (P) Yahya Junarko,
Pada kesempatan itu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa Gerakan Minum Susu dan Makan Buah Gratis menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kebijakan nasional dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Dia menilai intervensi gizi di lingkungan sekolah merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur secara simbolis menyerahkan paket antropometri kit lengkap kepada 342 satuan pendidikan PAUD di seluruh wilayah Kutai Timur.
Perangkat itu terdiri atas timbangan digital, alat ukur tinggi badan, serta pengukur lingkar lengan dan kepala untuk mendukung pendataan status gizi anak.
Selain fokus pada program nutrisi, Pemkab Kutai Timur juga memperkuat sektor kesehatan dengan menggandeng Universitas Mulawarman dalam penyediaan dokter spesialis.
Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas layanan di RS Kudungga serta puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan.
Pemerintah daerah menilai kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah konkret dalam menyiapkan generasi muda yang sehat dan berdaya saing.
Program ini sekaligus menegaskan komitmen Kutai Timur dalam mendukung pembangunan sumberdaya manusia melalui pendekatan terpadu antara pendidikan dan kesehatan.
“Program ini menunjukkan komitmen nyata dalam mencetak generasi emas yang sehat dan cerdas,” kata Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (Penlanal)
www.kasakkusuk.com
![]()












