SANGATTA, KASAKKUSUK.com – Luapan Sungai Sangatta kembali terjadi akibat tingginya intensitas hujan mengguyur wilayah Kabupaten Kutai Timur sejak pagi hari, Jumat, 6 Februari 2026.
Kondisi tersebut mendorong jajaran Polsek Sangatta Utara bergerak cepat dengan menurunkan personel Bhabinkamtibmas untuk memantau situasi dan mengimbau warga di kawasan rawan banjir.
Pemantauan lapangan dilakukan sejak pukul 09.00 WITA dengan fokus di dua wilayah terdampak, yakni Desa Sangatta Selatan dan Kelurahan Singa Geweh.
Personel menyisir permukiman untuk memastikan keselamatan warga serta memantau perkembangan ketinggian air sungai.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto melalui Kapolsek Sangatta Utara, Iptu Alan Firdaus menjelaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi banjir merupakan langkah antisipasi guna meminimalkan risiko bagi masyarakat.
Dia bilang, penyebaran personel kepolisian dilakukan segera setelah debit air terpantau meningkat.
Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama, termasuk kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.
Kehadiran Bhabinkamtibmas juga ditujukan untuk memberikan rasa aman serta peringatan dini kepada masyarakat.
Berdasarkan laporan petugas lapangan, Aiptu Parlin Jaya selaku Bhabinkamtibmas Desa Sangatta Selatan dan Kelurahan Singa Geweh.
Genangan air di Desa Sangatta Selatan terparah terpantau di Jalan Masgo Rukun RT 02, 03, dan 06 dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter. Sedangkan di Jalan Masabang genangan air mencapai 30 sentimeter.
Adapun di Kelurahan Singa Geweh, luapan air sungai telah merendam pemukiman warga di lima RW, yakni RW 02 Syampai, RW 03 Sejahtera, RW 04 Pantai, RW 05 Garuda, dan RW 06 Nungbakung. Puluhan RT di kawasan tersebut dilaporkan terdampak banjir.
Petugas di lapangan juga memberikan imbauan secara langsung dari rumah ke rumah, termasuk mengingatkan warga untuk mematikan aliran listrik yang berpotensi membahayakan serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area genangan air.
Kapolsek Alan Firdaus menyatakan akan terus menyiagakan personel hingga kondisi dinyatakan aman dan debit air mulai surut.
‘Masyarakat harus tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas apabila membutuhkan bantuan darurat,” ucap Alan Firdaus. (ogy/ute)
![]()












