NusantaraPolitika

Daerah Didorong Perkuat Kemandirian Fiskal, Gali Potensi PAD

BATAM, KASAKKUSUK.com – Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Rudy Mas’ud menekankan pentingnya transformasi menyeluruh dalam pengelolaan keuangan daerah guna memperkuat kemandirian fiskal kabupaten dan kota.

Kepala daerah didorong tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah pusat, melainkan aktif menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Hal itu dilontarkan Rudy Mas’ud saat memberikan arahan kepada ratusan bupati dan wakil bupati pada Rapat Kerja Nasional XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, pekan lalu.

Rudy bilang, peningkatan PAD dapat dilakukan melalui inovasi kebijakan yang transparan, pemanfaatan teknologi digital, serta efisiensi birokrasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pendekatan ini mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kemampuan fiskal daerah,” ucap Gubernur Kaltim ini.

Dia menilai, pemerintah daerah perlu lebih kreatif memanfaatkan aset yang belum optimal, termasuk sektor pariwisata dan layanan jasa berbasis potensi wilayah, guna memperluas sumber pendapatan.

Transformasi digital, lanjutnya, bukan sekadar tren, tapi menjadi instrumen penting untuk menutup celah kebocoran anggaran.

“Dengan sistem berbasis digital, penggunaan belanja daerah dapat dipantau secara akurat agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi pelayanan publik,” tutur politikus Partai Golkar ini.

Rudy mengatakan, kemandirian fiskal tidak berarti membebani masyarakat dengan pungutan baru.

Pemerintah, lanjut dia, harus bekerja lebih cerdas sehingga uang rakyat kembali dirasakan dalam bentuk layanan yang cepat, harga pangan yang terkendali, dan kesejahteraan yang meningkat.

Dikemukakan pula, hubungan erat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sebagai satu kesatuan pembangunan.

“Provinsi berperan sebagai penghubung dan pengarah kebijakan, sementara kabupaten menjadi garda terdepan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ucap Rudy Mas’ud.

Kabupaten, menurut dia, memiliki posisi strategis sebagai lumbung pangan, pengelola sumber daya alam, pusat industri berbasis wilayah, sekaligus cerminan kualitas pelayanan negara di tingkat lokal.

“Indonesia tidak akan tumbuh kuat tanpa kabupaten yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” papar Rudy Mas’ud. (adp/ute)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

error: