NUSANTARA, KASAKKUSUK.com – Program sertifikasi pemandu ekowisata bagi masyarakat lokal digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai upaya menyiapkan sumberdaya manusia pariwisata profesional di kawasan ibu kota baru.
Kegiatan ini digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Selasa, 3 Februari 2026.
Kegiatan workshop sertifikasi tersebut diikuti 20 peserta terdiri dari 10 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hutan Adat Balik Sepaku dan 10 pemandu wisata binaan Otorita IKN.
Acara ini berlangsung hingga 5 Februari 2026 dengan melibatkan Sekretariat Kantor Bersama Bank Indonesia (SKB BI) serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia.
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya kunjungan masyarakat ke kawasan IKN. Pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 lalu, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 270 ribu orang.
Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi mengungkapkan bahwa sertifikasi tersebut bertujuan membekali peserta dengan kompetensi nyata, tidak sekadar pemenuhan administrasi.
“Kegiatan sertifikasi ini sangat penting karena peserta melakukan praktik langsung sebagai pemandu wisata, termasuk di wilayah KIPP. Diharapkan mereka dapat menjadi pemandu ekowisata profesional yang berperan aktif dalam pembangunan IKN,” papar Muhsin Palinrungi.
Sementara itu, Direktur LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Hairullah Gazali menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan amanat undang-undang.
Dia bilang, sertifikat yang diterbitkan berlaku selama tiga tahun dan menjadi bukti profesionalisme pemandu dalam memberikan layanan ekowisata sesuai standar.
“Program sertifikasi ini diproyeksikan mendukung pengelolaan sejumlah destinasi wisata di sekitar Nusantara, seperti Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, serta kawasan KIPP,” ucap Hairullah Gazali.
Sedangkan Wakil Kepala SKB BI, Dhony Iwan Kristanto menilai karakter pembangunan IKN memiliki daya tarik tinggi dan akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke depan.
“Pada momen Nataru saja kunjungan mencapai ratusan ribu orang. Ke depan jumlahnya diperkirakan terus bertambah, sehingga perlu disiapkan SDM pariwisata yang profesional,” tutur Dhony Iwan Kristanto.
Melalui kegiatan ini, pihak Otorita IKN menegaskan komitmennya menempatkan masyarakat lokal sebagai motor penggerak pariwisata dan ekonomi berkelanjutan di kawasan Ibu Kota Nusantara. (oik/ute)
![]()












