SURABAYA — Suara bulat dari peserta Musyawarah Nasional ke-V Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) sebanyak 586 peserta utusan dari Badan Penyelenggara Perguruan tinggi seluruh Indonesia meminta kembali kesediaan Prof. Dr. Thomas Suyatno memimpin ABP-PTSI untuk empat tahun ke depan.
“Saya tidak bisa berbuat apapun dalam menjalankan amanah Munas, tanpa dukungan dari seluruh elemen ABP-PTSI. Saya posisikan diri sebagai tempat mengadu, tempat menangis. Saya akan berusaha keliling ke wilayah-wilayah yang masih rendah kualitas Perguruan tingginya. Mohon dukungan bapak-ibu semua anggota ABP-PTSI,” ucap Thomas saat menyampaikan sambutan setelah terpilih secara aklamasi melalui Munas ke-V yang berlangsung di Hotel JW Marriott Surabaya, pada Kamis (21/7/2022).
Thomas Suyatno yang yang berusia 82 tahun menyelesaikan gelar doktornya di Universitas Negeri Jakarta, tahun 2002 tersebut tercatat aktif di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan di Pesanggrahan Jakarta, merupakan sosok penginisiasi terbentuknya ABP-PTSI sejak tahun 2003 lalu.
Sebelum penetapan Ketua Umum ABP-PTSI terlebih dahulu disampaikan hasil sidang komisi yang terbagi menjadi 3 komisi antara lain komisi organisasi, komisi program Umum dan komisi khusus, keuangan dan rekomendasi.
Dalam komisi rekomendasi terungkap akan memperjuangkan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas bidang tanah dan bangunan secara keseluruhan sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa pengabdian yang dikuasai atau dimiliki guru dan tenaga kependidikan, termasuk, pensiunan untuk satu objek pajak yang dihuni oleh wajib pajak meliput rumah tinggal non komersial atau satuan rumah susun.
Selain itu juga akan memperjuangkan pengenaan dan pengurangan PBB di bidang pendidikan yang dikuasai dan dimanfaatkan untuk pendidikan minimal 50 persen dari kewajiban membayar PBB Tahunan dan PBHTB.
Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana Dr. Hj. Rr. Iswachyu Dhaniarti, DS, ST, M. HP mengungkapkan rasa syukur pelaksanaan Munas ke-V berjalan lancar tanpa halangan dan berhasil dipercepat.
“Syukur Alhamdulillah seluruh pengurus wilayah ABP-PTSI yang berjumlah 33 wilayah bisa hadir dan tercatat diregistrasi sebanyak 586 peserta utusan dari masing-masing Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia,” ucapnya kepada media ini seusai acara penutupan.
Munas yang sedianya dibuka oleh Wakil Presiden RI Dr. Ma’ruf Amin, namun Wakil Presiden menyatakan harus istirahat total sehingga berhalangan untuk membuka Munas ke-V ABP-PTSI. Munas yang berlangsung secara hybrid tersebut dihadiri secara langsung Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak dan menghadirkan melalui hybrid Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dan Ketua Dewan Kehormatan ABP-PTSI Dr. H. Wiranto, serta mendengarkan berbagai kebijakan Strategik Dikti yang disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim.
KALTIM HADIR

Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Swasta Indonesia dari Kalimantan Timur tampak hadir mengikuti Munas ke-V antara lain Robin Jhonatan dan Rusmadi Wongso dari Universitas 17 Agustus Samarinda, Agus Sakti Pribadi dari Universitas Mulia Balikpapan, dan Munanto Pembina Yayasan Perguruan Ibnu Khaldun Balikpapan, yang menaungi Sekolah Tinggi agama Islam (STAI) Balikpapan. Sementara Ketua ABP-PTSI Wilayah Kalimantan Timur, Awang Faroek berhalangan hadir.(mun)
![]()












